Skor
N/A
Peringkat
#18676
Popularitas
#20889
Anggota
318
Sinopsis
Mameta yang berusia lima tahun tinggal bersama Kakek. Dia adalah anak yang pemalu, yang selalu membangunkan Kakek untuk menemaninya ketika dia harus pergi ke toilet di tengah malam. Bayangan pohon kastanye raksasa di halaman membuatnya ketakutan. Kakek memberitahunya bahwa hanya sekali setahun, pada tanggal 20 November, seorang anak pemberani akan melihat cahaya di pohon itu, tetapi Mameta masih terlalu takut dan pergi tidur. Namun pada malam itu, Kakek mengalami sakit perut yang parah, dan Mameta, melupakan ketakutannya, berlari tanpa alas kaki menuruni gunung untuk memanggil dokter. Dalam perjalanan kembali ke atas gunung, dokter menggendongnya, dan dari punggung dokter, Mameta melihat cahaya di pohon. Meskipun begitu, malam berikutnya dan malam setelahnya, dia terus meminta Kakek untuk menemaninya ke toilet. Moral cerita ini dirangkum dalam kata-kata Kakek kepada Mameta: "Anda tidak boleh pernah menganggap diri sendiri sebagai lemah atau pemalu. Selama Anda memiliki kepedulian di hati Anda, Anda akan menemukan bahwa Anda dapat melakukan apa yang perlu dilakukan."